Padang Bulan

Padang Bulan go inside Book Konsep kovernya cerdas Tidak ada blurb sinopsis atau apa pun sehingga saat membaca tidak ada ekspektasi berlebihan Kover juga ditata artistik sehingga sejuk mata ini m

Padang Bulan go inside Book Konsep kovernya cerdas. Tidak ada blurb, sinopsis, atau apa pun sehingga saat membaca tidak ada ekspektasi berlebihan. Kover juga ditata artistik, sehingga sejuk mata ini memandangnya.Andrea Hirata kembali mengetengahkan perjuangan orang miskin di Belitong. Kisah keluarga Enong yang tragis, miris, namun juga bisa membuat pembaca tersenyum. Beberapa perumpamaan yang terlalu berlebihan (misal, vacuum cleaner yang saking kuatnya mampu menyedot rambut balita/bayi hingga botak?) barangkali adalah ciri khas Andrea dalam merenda kata untuk menambahkan nuansa segar dalam karyanya. Tapi yang dirasa mengganggu, lha, kok masih ada tokoh "aku"? Sempat bertanya-tanya siapakah gerangan "aku" ini? Amboi, ternyata Ikal masih bernarasi di sini, masih merindukan A Ling. Sayangnya penokohan A Ling terasa hanya numpang lewat. Seakan A Ling itu "ada" hanya untuk menjadi obsesi cinta Ikal. Penokohan A Ling di sini seakan asal ada, tidak begitu jelas selama ia berpisah dengan Ikal, apa saja yang terjadi padanya, bagaimana perasaannya, sifatnya. Hanya diceritakan sekilas A Ling sangat mengagumi burung punai, dan beberapa penggalan cerita lebih banyak dari sudut pandang Ikal, bagaimana A Ling di matanya. Dari pandangan mata orang lain, A Ling sepertinya hanyalah love interest Ikal. Mungkin kalau Andrea mau lebih banyak menceritakan bagaimana A Ling itu sebenarnya, pembaca bisa lebih berempati pada sosok ini.Kalau pada awalnya seakan Enong mendapatkan porsi lebih, menjelang akhir lebih banyak diisi oleh segala macam perbuatan Ikal yang ajaib dan berlebihan, semua atas nama cinta. Banyak sekali perbuatan Ikal yang tidak masuk akal di sini--tapi Kawan, bukankah Cinta terkadang membuat kita menjadi gila? Itu salah satu poin yang diketengahkan Ikal.Yang dirasa mengganggu adalah, Padang Bulan ini tidak sinkron dengan buku-buku sebelumnya. Seakan ini adalah fanfic dari kehidupan Ikal. Juga, terlalu banyak repetisi yang mengganggu. Saya sempat iseng menghitung, dalam tujuh paragraf, ada tujuh belas kata "jinjit". Barangkali akan lebih indah kalau divariasikan? Dengan diksi Melayu yang kental dalam buku ini, saya yakin Andrea dapat melakukannya dengan memesona.Namun karena buku ini dilabeli novel, anggap sajalah sebagai fiksi. Mungkin kesalahan ada di saya, dalam benak sudah tertanam Laskar Pelangi itu kisah nyata (minimal terinspirasi oleh kisah nyata) sehingga penokohan Ikal di dua buku terakhir Andrea yang kubaca (MK dan PB) jadi berbeda. Enong, sayangnya, hanya dikisahkan sambil lalu, mengambil posisi sebagai semacam kakak bagi Ikal. Menurut saya pribadi, mungkin akan lebih menggugah kalau buku ini khusus untuk Enong saja. Kisah Ikal dan A Ling, detektif Melayu M. Nur, dan sebagainya ini dirasa sebagai pengisi novel yang tidak terlalu penting. Apa sepertinya penulis kehilangan fokus, dan hanya bisa bercerita dari sudut pandang Ikal, dan lagi-lagi ujung konfliknya adalah A Ling? Entah menurut pembaca lain, tapi menurut saya sudah saatnya berhenti membicarakan A Ling dan konflik yang itu-itu saja. Secara keseluruhan, saya lebih suka PB dibandingkan MK yang amat, sangat berlebihan. Tiga bintang, dan saya harap buku satu lagi yang akan saya baca akan lebih indah daripada yang ini.. Melalui pergolakan nasib seorang perempuan dan huru hara kecemburuan, Andrea Hirata kembali memilih sudut yang tidak terduga untuk menampilkan kisah yang inspiratif tentang kegigihan karakter karakter di dalam novelnya Novel Padang Bulan bermula dari kisah seorang gadis kecil berusia 14 tahun, Enong namanya, yang sangat gemar pada pelajaran bahasa Inggris, namun secara meMelalui pergolakan nasib seorang perempuan dan huru hara kecemburuan, Andrea Hirata kembali memilih sudut yang tidak terduga untuk menampilkan kisah yang inspiratif tentang kegigihan karakter karakter di dalam novelnya Novel Padang Bulan bermula dari kisah seorang gadis kecil berusia 14 tahun, Enong namanya, yang sangat gemar pada pelajaran bahasa Inggris, namun secara mendadak terpaksa harus berhenti sekolah dan mengambil alih seluruh tanggung jawab keluarga Tersambung pada sekuel novel ini, Cinta di Dalam Gelas, perjalanan nasib anak perempuan kecil itu, melalui gaya khasnya menertawakan kepedihan, memarodikan tragedi, mengkritik tanpa menjadi sarkastik, kisah Enong menjadi seperti panggung di dalam lembaran lembaran kertas Membaca novel ini seperti melihat sebuah gambar Dengan menceritakan kisah Enong seperti sebuah epos, Andrea berhasil memperlihatkan kepada pembaca kekuatan kekuatan besar yang tersembunyi di dalam diri manusia, kekuatan yang sering tidak disadari seseorang berada di dalam dirinya Enong jatuh, bangun, jatuh lagi, dan bangun lagi Kisah Enong tidak sekadar kisah sebuah keluarga yang sederhana, namun tentang impian seorang anak kecil, tentang keberanian menjalani hidup, dan tentang seorang lelaki yang menjadi berantakan karena tragedi cinta pertama Cemburu adalah perahu Nabi Nuh yang tergenang di dalam hati yang karam Lalu, naiklah ke geladak perahu itu, binatang yang berpasang pasangan perasaan tak berdaya ingin mengalahkan, rencana jahat penyesalan, kesedihan gengsi kata lelaki itu.Salman Faridi. Good Book Padang Bulan #2011-32#Pakcik, buat saya sih nggak masalah apabila cerita ini dikasih judul Padang Bulan atau Serunai burung Punai misalnya. Bukannya di buku sebelumnya anda sudah 'menceritakan' Maryamah Karpov yang cuma menjelaskan sekilas lalu dan menuai amat banyak kritik, menghabiskan energi membacanya untuk mencari tahu siapa itu Maryamah, dalam seluruh cerita yang bertema 'Penyelamatan A Ling bukan oleh Maryamah, tapi oleh mimpi-mimpi Lintang'.Cerita cinta lanjutannya, dengan judul 'Padang Bulan' (yang merupakan novel pertama dari dwilogi ini) seperti sebuah judul 'aman' yang tidak akan menimbulkan banyak perdebatan, seperti halnya akan lebih tidak bermasalah lagi bila anda menjudulinya 'Pelayaran yang Tertunda' atau 'Kepak Sayap Juang Merpati Muda'. Karena itu aku baru membacanya sekarang, Pakcik.Ceritanya sih cukup menarik dan lucu. Sesudah penyelamatan A Ling yang dramatis di buku sebelumnya, dan bagaimana Ikal masih berusaha mendapatkan A Ling yang tidak semudah itu walau sudah ada di 'genggaman'nya. Cinta itu misteri, Boi! Tidak ada yang bisa mengerti cinta selain cinta itu sendiri. Bahkan seorang master dari lautan seberang pun baru terkena mabuk cinta di kampung halamannya. Sehingga mengembalikan dirinya pada cinta daripada mengejar kesuksesan yang menjadi cita-cita orang2 di sekitarnya, bukan keinginannya sendiri. Yah, cinta itu termasuk mempertaruhkan harga diri, Boi! Jangan kalah dengan seorang Chow Yun Fat! Katanya..Tekad yang kuat juga ditunjukkan oleh tokoh lain, Enong, perempuan pendulang timah pertama di situ. Gadis kecil yang berubah menjadi perkasa akibat tekanan di sekelilingnya. Yang hingga dewasa masih memiliki keinginan untuk belajar Bahasa Inggris. Sangat kontras dengan Ikal, yang mendapatkan banyak kesempatan untuk belajar, tapi malah tidak mengamalkan ilmunya, karena diperdaya cinta. Cinta, Boi!Wow, lihat Pakcik, siapa yang anda bikin waras di sini? Rupanya paham umum bahwa laki-laki bertindak berdasarkan logika dan perempuan berdasarkan emosi atau perasaan dijungkirkan di sini Lihat si Ikal yang berulang kali kena omel ibunya karena terlalu memenangkan perasaannya pada A Ling, dan Enong yang bersikap realistis, berjuang demi hidupnya, keluarga dan mimpi2nya sendiri dan menimbulkan simpati.Atau memang perjuangan hidup yang semata-mata termotivasikan oleh apa yang dicita-citakan? Kurasa, itu agak benar adanya.Tabik, Pakcik!

  1. Under a bright sunny sky, the three day Byron Bay Writers Festival welcomed Andrea Hirata who charmed audiences with his modesty and gracious behavior during two sessions Andrea also attended a special event where he and Tim Baker, an Australian surfing writer, spoke to a gathering of several hundred school children During one session, Andrea was on a panel with Pulitzer Prize winning journalist from Washington, DC, Katharine Boo, which he said was a great honor.The August event for the school children was very meaningful to Andrea, the barefooted boy from Belitung, as he made mental comparisons with the educational opportunities of these children, compared to what he experienced And now his own life story is about to become even amazing, as his book Laskar Pelangi The Rainbow Troops is being published around the world in no less than twenty four countries and in 12 languages It has caught the eye of some of the world s top publishing houses, such as Penguin, Random House, Farrar, Straus and Giroux, New York, US and many others Translations are already on sale in Brazil, Taiwan, South Korea and Malaysia All this has come about because of the feeling of appreciation that the young Andrea felt for his teacher, Muslimah He promised her that he d write a book for her someday This was because for him and his school friends, a book was the most valuable thing they could think of Andrea told a story that illustrated this fact When royalties flowed in for him he decided to give his community a library He spent a lot of money on books He left the village headman in charge of administering the library However, when he came back several months later, all the books were gone People loved the books, but they had no concept of how a lending library functioned Some of them could not even read, but they just loved to have a book, an object of great value and importance, in their homes We will restock the library with books and this time it will be run by our own administration, he laughed.Andrea told this story as we sat in the coffee shop adjoining a Gold Coast City Library, one of 12 scattered around the city One of the librarians, Jenneth Duque, showed him around the library, including the new state of the art book sorting machine, for processing returns located in the staff area As he saw the books being returned through pigeonholes by the borrowers and the computerized conveyor belt sorting them into the correct bin for reshelving, the sight made him laugh and prompted the telling of that story.Andrea wrote the book for his teacher while in the employ of Telkom, but the completed manuscript was taken from his room, which was located in a Bandung student accommodation community Whoever took the manuscript knew enough to send it to a publisher and that s how Andrea, an unhappy postal service worker who had studied economics in Europe and the UK, became the accidental author of the biggest selling novel in Indonesia s history.He has since written seven books Fast forward to 2011 and Andrea was in Iowa, the US, where he did a reading of his short story, The Dry Season He was approached by an independent literary agent, Kathleen Anderson They talked, but for six months there was no news until an email arrived telling him that one of the best publishers in the US, Farrar, Straus and Giroux, had accepted his book Then every week, publishers said yes and now he has 24 contracts from the world s leading publishers.Andrea worked with Angie Kilbane of the US on the English translations of Laskar Pelangi and its sequel Sang Pemimpi The Dreamer Translators from several other countries have visited his home village in Belitung to do research For a long time I wondered what was the key to the enormous success of my book, Andrea said I think there s no single right answer Perhaps people are fed up with writing focused on urban issues or esca

978 Reply to “Padang Bulan”

  1. Konsep kovernya cerdas Tidak ada blurb, sinopsis, atau apa pun sehingga saat membaca tidak ada ekspektasi berlebihan Kover juga ditata artistik, sehingga sejuk mata ini memandangnya.Andrea Hirata kembali mengetengahkan perjuangan orang miskin di Belitong Kisah keluarga Enong yang tragis, miris, namun juga bisa membuat pembaca tersenyum Beberapa perumpamaan yang terlalu berlebihan misal, vacuum cleaner yang saking kuatnya mampu menyedot rambut balita bayi hingga botak barangkali adalah ciri khas [...]


  2. 2011 32 Pakcik, buat saya sih nggak masalah apabila cerita ini dikasih judul Padang Bulan atau Serunai burung Punai misalnya Bukannya di buku sebelumnya anda sudah menceritakan Maryamah Karpov yang cuma menjelaskan sekilas lalu dan menuai amat banyak kritik, menghabiskan energi membacanya untuk mencari tahu siapa itu Maryamah, dalam seluruh cerita yang bertema Penyelamatan A Ling bukan oleh Maryamah, tapi oleh mimpi mimpi Lintang.Cerita cinta lanjutannya, dengan judul Padang Bulan yang merupakan [...]


  3. Padang Mbulan Enake Obak Dhelik anEnong, 14 tahun, menggemparkan kampung halamannya oleh sebab keputusannya untuk menjadi pendulang timah perempuan pertama di Belitong Adalah kematian tragis ayahnya yang memaksa gadis itu drop out dari kelas lima SD dan memikul sebagian tanggung jawab keluarganya selaku anak sulung Berkat kata kata penyemangat yang ditulis oleh ayahnya dalam Kamus Bahasa Inggris Satu Miliar Kata yang dihadiahkan kepadanya, Enong menerjang segala rintangan untuk merengkuh kebahag [...]


  4. Wahai kawan para penggemar karya Andrea, dengarlah satu nasihatku jangan baca buku ini di tempat umum Utamanya di buku kedua Cinta di Dalam Gelas , wa bil khusus bagian Mozaik Buku Besar Peminum Kopi.Minggu sore, buku ini belum khatam terbaca ketika saya keluar kamar Ibu menyodorkan sebungkus permen berplastik kuning dan biru Nih, buat mengurangi batukmu, ujar beliau.Huahahaha Beliau belum tahu saya terbatuk2 setengah jam sebelumnya karena repot menutup mulut dengan bantal untuk mengurangi volum [...]



  5. semalam sambil menemani anak cari percy jackson 5 yg bulan ini terbit, mendapatkan novel terbaru andrea hiratambaca padang bulan adalah membaca suatu fenomena setelah kecewa dng maryamah karpov, saya berharap menemukan pengganti dng buku terbarusan saya kocak terkadang terlewat konyol, piawi merangkai kalimat utk membangun kesan kesan yg tak terduga, imajinatif, dramatis malah terkesan bombastis penulis benar benar terlatih meramu kisah kisah tragedi secara parodi namun sayang, hampir sulit mene [...]


  6. Selamat apa saja sahabat pecinta sastra,Mungkin sudah ditakdirkan,selesai membaca Animal s People Indra Sinha this work was shortlisted for 2007 Man Booker Prize saya membaca buku Dwilogi Padang Bulan andrea hirata Saya punya sejarah dengan Andrea HIrata Sejarah tentang pembaca yang pesimis dengan novelis Indonesia Dalam musik orang menyebutnya sebagai one hit wonder Yaitu dengan satu karya yang ngetop abis, bagus abis, lalu hilang Berkaya tapi keok Contohnya lagu this love nggak tahu siapa peng [...]


  7. BwahahahahaKONYOL Dari buku Laskar Pelangi sampai sekarang gw selalu berkata di didir gw bahwa bukan IKAL yang jadi tokoh utama dalam novel Andrea Hirata Selalu ada tokoh lain yang bisa menarik perhatian karena kisahnya lebih enak untuk dinikmati.Namun, memang ikal ini sungguh benar benar menyedihkan.KONYOL


  8. muka pertama, padang bulan berkisahkan tentang syalimah dan zamzami aku jadi semangat sekali mahu melihat Pak Andrea melukiskan satu lagi magis dalam sebuah cerita yang berlatarbelakangkan keluarga daif tetapi kaya cinta tapi bila melangkau ke bab bab yang seterusnya aku jadi kecewa, Pak Andrea masih lagi tidak mahu lepaskan masa kecilnya melalui watak Ikal mungkin ini kelebihan sekaligus menjadi kelemahan penulis meskipun penceritaan kisah hidup Ikal adalah sesuatu yang menarik, lucu, energik d [...]


  9. Jika dikatakan bahwa novel ini dwilogi Padang Bulan dan Cinta di Dalam Gelas untuk mejawab rasa penasaran sebagian besar pembaca karena kisah di dalam Maryamah Karpov tidak tuntas memang ada benarnya Novel kedua yang berjudul Cinta di Dalam Gelas menurutku justeru lebih pantas diberi judul tersebut Di novel inilah sepak terjang Maryamah digambarkan dengan jelas bukan hanya sekilas seperti dalam Maryamah KarpovJika dibandingkan dengan tetralogi sebelumnya, dwilogi ini terasa lebih nakal Andrea me [...]


  10. Ada yang bisa mengingatkan saya pada bagian mana dalam buku keempat Andrea Hirata Maryamah Karpov , tokoh bernama Maryamah diceritakan Duh Due to my short term memory I completely forgot Argh Ketika menunggu buku keempat Andrea Hirata, saya sungguh tidak sabaran Begitu saya dengar bukunya muncul di toko buku, langsung titip Dino untuk beli karena waktu itu saya masi di Indramayu Begitu sampai di tangan langsung dilalap tak bersisa Dan sudah saya ceritakan di annisaanggianaltiply joSekarang saya [...]


  11. Andrea Hirata bukan lagi nama asing bagi pembaca pembaca novel Melayu, tapi ini merupakan kali pertama saya membaca karyanya Bukan sedikit karya beliau yang mendapat perhatian, dan dengan satu karyanya diadaptasi ke filem, tentunya beliau bukan calang calang orangnya Hari ini baru saya tahu Ayatnya tidak meleret, cukup untuk menyampaikan makna tapi terkesan dalam hati Sungguh mengerikan hidup ini kadang kadang , ironiknya saya tetawa ketika kali pertama membaca kata kata tersebut kerana penulis [...]


  12. Dalam cerita ini ikal dan teman temannya melakukan hal hal konyol yang kadang kala kelihatan sangat bodoh dan ga masuk akal Karena dibakar cemburu tingkat tinggi, Ikal harus mempertaruhkan segalanya untuk menyatakan bahwa dirinya lebih jago dibandingkan dengan Zinar Siapa Zinar Zinar adalah cowok yang digosipkan akan menjadi calon suami untuk Aling Padahal sebenarnya semua teori teori Ikal dan rombongannya adalah suatu kesalahan besar.Buku ini masih mengemas tindakan konyol ala orang melayu pada [...]


  13. Sepertinya saya berharap terlalu tinggi Setelah tetralogi Laskar Pelangi yang fenomenal, saya menunggu nunggu karya Andrea Hirata berikutnya yang mampu membangkitkan imajinasi dengan keunikan cerita, kecermatan diksi, keindahan kalimat, dan kelihaian dalam mendeskripsikan karakter, situasi, budaya, semuanya Yang mampu mengaktifkan tombol kesenangan, membuat saya menari nari bersama semua tokoh diiringi irama riang, tak henti bahkan ketika saya menghabiskan lembar terakhir.Sayangnya Padang Bulan, [...]


  14. Nuansa humornya masih ada, meski tidak sebanyak yang ditemukan di buku Laskar Pelangi Ikal emang penulis humoris.Karakter baru ada Enong, sang pengagum Bahasa Inggris Salut buat Enong, sekali ya tetap ya Sekali cinta Bahasa Inggris, karir sebagai kuli timah sekalipun tidak menjadi pembatas Kebayang gak kalo kuli timah dikuliahin Bahasa Inggris DAyah Ikal tetap ayah juara satu sedunia Ibunya tetap sibuk dengan kegiatan ludah darah nya Hubungan Ikal dan A Ling akhirnya oke oke aja Tapi kok aku mer [...]


  15. si ikal makin gila,,nampaknya sengaja dibuat seperti itu,tapi karakter enong,,keren abis, membuat saya pengen belajar catur Banyak aspek budaya melayu yang diangkat, disertai analisis2nya yang kadang serius,,kadang konyol.tu hal yg masih terkait dengan novel2 andrea hirata sebelumnya, yaitu mengajak pembaca untuk selalu belajar.mecahkan hal hal yang sulit dan mustahil menjadi sebuah kenyataan berikan aku hal paling sulit, aku akan belajar


  16. Saya mencatat petikan yang bernas dari buku ini Darinya, aku mengambil filosofi bahwa belajar adalah sikap berani menantang segala ketidakmungkinan bahwa ilmu yang tak dikuasai akan menjelma di dalam diri manusia menjadi sebuah ketakutan Belajar dengan keras hanya bisa dilakukan oleh seseorang yang bukan penakut Cinta di Dalam Gelas 99







  17. buku yang sudah bertahun tahun terbit, baru sempat membaca dan selesai kemarin kemarinnya lagi selesai membaca 3 tetralogi laskar pelangi tanpa membaca MK, langsung membaca buku Padang Bulan ini karena waktu diperpus Padang Bulan yang ditemukan duluan di halaman awal demi awal saya kira Andrea akan menceritakan kehidupan keluarga bahagia dengan kesederhanaan mereka, namun lembar demi lembarnya banyak menceritakan perjuangan dan kekejaman situasi dan kondisi yang dialami seorang gadis kecil berna [...]


  18. As I wrote on queennefertiti.wordpress 2 Well.Setelah sekian lama menyesalkan kepergian Andrea yang saya kagumi , akhirnya dia kembali Kembali dengan karya barunya, tapi yang paling penting adalah kembali dengan style khas dia yang sangat kuat di Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi, lalu sempat sedikit kedodoran di Edensor, dan beneran lenyap di Maryamah Karpov.Di dwilogi terbarunya, Padang Bulan dan Cinta di Dalam Gelas, dia beneran sudah kembali Dan saya kembali terpesona padanya Yah, pokoknya, ha [...]


  19. Padang Bulan Cinta di Dalam GelasKomentar pertama setelah selesai membaca buku ini Seharusnya cerita dua novel ini dimuat di buku Andrea Hirata sebelumnya, seri keempat dari tetralogi Laskar Pelangi, Maryamah Karpov lebih nyambung Maryamah Karpov cuman disinggung secuil di buku Maryamah Karpov Sementara di Padang Bulan Cinta di Dalam Gelas, jelas betul crita tentang Maryamah hingga ia mendapatkan nama belakangnya Karpov Komentar kedua Setuju ma beberapa temen yang bikin review di bahwa novel ini [...]


  20. Setelah beberapa tahun tidak pernah lagi membaca karya andrea hirata setelah maryamah karpov yg absurd itu, akhirnya saya mencoba membaca padang bulan ini untuk kemudian terhenyakTerhenyak karena sudah lupa betapa piawai nya seorang Andrea Hirata dalam menuliskan kekonyolan orang melayu udik dan juga menertawakan dirinya sendiri dalam wujud sebuah karakter bernama IkalBuku ini saya kira akan lebih mengeksplor cerita Enong seperti pada resensi di bagian belakang, hmpftt ternyata masih mendalami s [...]


  21. Syalimah hidup bahagia bersama suaminya, Zamzami walaupun mereka hidup ditengah kemiskinan dan kesederhanaan Syalimah sangat setia pada Zamzami begitupun Zamzami Mereka bisa hidup dengan mensyukuri nikmat Tuhan Tuntutan pekerjaan membuat Zamzami meninggal Ia meninggalkan tiga anak Anak pertama bernama Enong Zamzami memberikan Enong berupa kamus bahasa Inggris karena anak gadisnya itu sangat suka pelajaran bahasa Inggris.Sepeninggal ayahnya Enong pun terpaksa berhenti sekolah dan bahkan untuk men [...]


  22. Baca tulisan karya Andrea Hirata yang tingkat sastranya tinggi selalu harus pelan pelan pake mikir supaya dapat menangkap maknanya Di sini Andrea Hirata menggambarkan tentang kekonyolan Ikal disebabkan oleh cinta Cukup berhasil, membuat pembacanya tersengih dan mesam mesem Duh Boi, segitunyaaa Haha Dunia ini rupanya penuh dgn orang yg kita inginkan, tp tak menginginkan kita, dan sebaliknya Kurasa itulah postulat pertama hukum keseimbangan alam Pg 202 Mengeluarkanmu dari ingatanBak menceraikan an [...]


  23. Honestly, I tought this book will focuse on Enong s story but It s actually focused on how Ikal face up His jealousy.Gak ngerti sih ini di plot umur ikal berapa karena kalau ini setting habis maryamah karpov harusnya Ikal udah cukup dewasa soal cinta cintaan hahaha But walaupun menurut gw Ikal disini agak kekanak kanakkan that s okay karena gw selalu suka gimana caranya penulis mendeskripsikan gimana kalo lagi jatuh cinta itu hal sederhana aja bisa jadi luar biasa ngomong apadah hahaha Gonna rea [...]


  24. Lagi lagi, Andrea Hirata selalu bisa membuat pembacanya senyum senyum sendiri membaca karyanya Kisah gadis lugu Enong, kecemburuan Ikal dan kelihaian pemecahan kasus oleh Si Detektif saya lupa nama tokohnya dikemas dengan sangat menarik Saya suka dengan novel ini, meskipun awal memilih untuk membacanya agak sedikit ragu, karena tidak ada sinopsis dibelakang bukunya Namun, tidak memberikan rasa kecewa telah memilih buku ini, setelah membacanya Dan kini saya ingin membaca lanjutan kisah Enong dala [...]


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *