Lalu Batu: Antologi Puisi

Lalu Batu Antologi Puisi Radhar Panca Dahana adalah penyair sekaligus esais yang sangat produktif Karya karyanya yang berupa kumpulan esai puisi cerita pendek dan drama diterbitkan oleh berbagai penerbit di Indonesia Setel

Radhar Panca Dahana adalah penyair sekaligus esais yang sangat produktif Karya karyanya yang berupa kumpulan esai, puisi, cerita pendek, dan drama diterbitkan oleh berbagai penerbit di Indonesia Setelah menyelesaikan kuliahnya di Jurusan Sosiologi, Universitas Indonesia, Radhar melanjutkan studinya di Ecole des Hautes Etudes en Sciences Sociales, Paris, Prancis.Untuk apaRadhar Panca Dahana adalah penyair sekaligus esais yang sangat produktif Karya karyanya yang berupa kumpulan esai, puisi, cerita pendek, dan drama diterbitkan oleh berbagai penerbit di Indonesia Setelah menyelesaikan kuliahnya di Jurusan Sosiologi, Universitas Indonesia, Radhar melanjutkan studinya di Ecole des Hautes Etudes en Sciences Sociales, Paris, Prancis.Untuk apa kemudian puisi masih dikumpulkan, diterbitkan Cuma untuk kekonyolan dan keangkuhan Tidak lain Seraya berharap kecil, waktu akan memprosesnya, menyimpan sambil mendewasakannya seiring zaman yang semakin matang nanah lukanya Hingga puisi membeku, memadat makna, menjadi saksi yang keras Seperti batu Batu waktu.Radhar Panca Dahana Dalam Kata Pengantar

  • Lalu Batu: Antologi Puisi Best Read || [Radhar Panca Dahana]
    449 Radhar Panca Dahana
Lalu Batu: Antologi Puisi

  1. Radhar Panca Dahana lahir di Jakarta, 26 Maret 1965 umur 45 tahun adalah sastrawan Indonesia Ia menyelesaikan Program S1 Jurusan Sosiologi FISIP Universitas Indonesia 1993 dan studi Sosiologi di Ecole des Hautes Etudes en Science Sociales, Paris, Perancis 2001.Radhar memulai debut sebagai sastrawan sejak usia 10 tahun lewat cerpennya di Harian Kompas, Tamu Tak Diundang Lalu, menapak karier jurnalistik sebagai redaktur tamu malalah Kawanku 1977 , reporter lepas hingga pemimpin redaksi di berbagai media seperti Hai, Kompas, Jakarta Jakarta, Vista TV, dan Indline Kini, penjaga rubrik Gagasan di Harian Kompas dan pengajar di Universitas Indonesiaurce

885 Reply to “Lalu Batu: Antologi Puisi”

  1. buat yg mau ebooks buku inih, silakan books.google books id LkPERCAKAPAN DUA RANTINGkalau pernah kamu bertemu dulu, apa yang kau inginkan nanti sepi kalau nanti kau dapatkan cinta, bagaimana kau tempatkan waktu sendiri bila hari tak lagi berani munculkan diri, dan kau tinggal untuk menanti cari andai bumi sembunyi saat kau berlari mimpi lalu malam menyer gapmu dalam pandang tiada tepi hatiikaku tak lagi memberimu mungkin kecuali baik.ik, aku hanya akan menya pamu tanpa kecuali mungkin dan jika t [...]


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *